8+ Indikasi Ketika Bayi Anda Dalam Proses Tumbuh Gigi Susu

Senyuman bayi memang semakin jenaka apalagi ketika usai keluarnya gigi. Setiap anak memiliki momen timbulnya gigi berlainan tetapi momennya gak bisa ditentukan. Kebanyakan bayi keluarnya gigi perdana dalam umur kira-kira empat bulan ke 1 tahun. Namun terkadang ada yang kurang amaupun lebih.

Walaupun ada perbedaan masa pertumbuhan gigi pada bayi tapi gejala yang dialami pada setiap bayi hampir sama. Di momen tersebut merupakan suatu masa ketidaknyamanan dan rasa nyilu pada gusi si bayi. Sehingga bocah bakal rewel atau sering menangis. Tapi bagi para ibu gak mesti resah, karena itu merupakan tanda-tanda bocah tumbuh gigi. Dengan begitu mesti diketahui bagaimana ketika tanda-tanda anak kecil tumbuh gigi bayi sehingga seorang ibu dapat memahami hal itu.

Rasa Sakit pada Gusi

Adanya rasa nyeri pada jaringan lunak pada gusi sebab dari peradangan. Kebanyakan keluarnya gigi baru akan terasa sakit, demikian juga pada saat keluarnya gigi geraham yang diketahui seperti yang paling menyakitkan. Ibu tidak mesti bingung, alasannya bertepatan dengan timbulnya gigi si bocah yang terus berlanjut, perlahan-lahan si kecil akan menganggap terbiasa dengan munculnya gigi dan perasaan tak aman di hari kemudian.

Sering Mengeluarkan Air Liur

Pada munculnya gigi dapat memicu pengeluaran air liur di mulut bocah. Sampai gak heran kalau Ibu selalu melihat mulut bayi sering terbuka dan air liur keluar dari mulutnya.

Sering Menggigit

Desakan pada timbulnya gigi yang bakal keluar dari gusi menyebabkan rasa sakit pada gusi anak kecil. Hal tersebut bakal mengakibatkan ketidaknyamanan pada keadaan bocah tersebut. Tak cuma itu saja, rasa risih dan geram di gusi bocah membuat bayi akan mencurahkan dengan menggigit sesuatu yang dipegang justru sampai menggigit pentil ibu diwaktu lagi menyusu.

Batuk-Batuk

Jatuhnya air liur yang berlebihan sebab keluarnya gigi menyebabkan bocah mudah tersendak bahkan sampai batuk-batuk. Itu terjadi sebab berlebihannya air liur yang membanjiri mulut. Tapi bila tidak ada timbulnya ciri-ciri flu, pilek, maupun alergi pastinya tanda yang satu ini gak menjadi risih. Namun apabila memang terjadi batuk-batuk terus bisa jadi anak kecil gejala sakit akibat virus dan lain-lainnya.

Ruam Pada Dagu atau Wajah

Tidak cuma ngences dan batuk-batuk, netesnya air liur yang sangat berlebihan sepanjang masa timbulnya gigi juga mengakibatkan keluarnya ruam kulit yang meranggas di bagian area mulut, dagu, ada kalanya di leher. Pemicunya ialah bergesekan langsung dengan air liur tersebut. Oleh sebab itu, Ibu sebaiknya rajin membersihkan air liur anak kecil memakai sapu tangan yang halus untuk mengurangi keluarnya ruam. Walaupun, kalau ruam sudah terbentuk, berikan krim maupun lotion terhadap anak kecil dengan lembut dan nyaman untuk si anak kecil.

Tidak Nafsu Makan

Pada rasa sakit pada gusi saat pertumbuhan gigi tidak hanya membuat anak kecil merasa gak nyaman, melainkan juga bisa menurunkan nafsu makan. Dan sedang menyusu saja dapat memicu gusi nyeri. Oleh karena itu, tidak usah heran bila bayi menolak disuapi makanan keras maupun susu waktu giginya akan tumbuh.

Sering Rewel

Gusi bayi yang menderita nyilu akan membuat si bayi sering rewel. Hal itu sangatlah wajar karena menghadapi ketidaknyamanan yang diderita si kecil sesungguhnya bukan hanya diakibatkan oleh nyilu gusi, namun juga disebabkan oleh prosesnya sel-sel di gusi yang hancur dan sobek supaya gigi dapat tumbuh keluar. Gak heran apabila menjadikan si kecil rewel malah sampai gangguan kesehatan.

Terjadinya Demam

Umumnya sering kali terjadi peradangan pada fisik bakal menimbulkan demam, seperti juga dengan peradangan yang terjadi pada gusi karena timbulnya gigi. Namun demam yang terjadi biasanya hanyalah demam kecil saja, sehingga mampu ditangani dengan mudah di rumah.

Hematoma Gusi

Gejala keluarnya gigi pada bocah yang sudah terbukti yakni hematoma atau adanya pendarahan di bawah gusi. ditunjukkan dengan kepulan kemerahan di bawah gusi seperti gusi bengkak. Walaupun Ibu tak usah panik, lantarannya ciri-ciri ini akan sembuh dengan sendirinya saat gigi sudah tumbuh. Selama meredakan nyeri, Ibu juga mampu memberi perlindungan dengan kompres dingin.

Sulit Tidur Nyenyak

Adanya rasa sakit membuat bocah merasa tidak enak sehingga ia susah tidur dengan nyaman. Kebanyakan, Ibu mengatasinya dengan upaya menyusui. Walaupun sering kali menyusui malah akan membuatnya semakin nyeri karena persinggungan antara puting Ibu dengan gusi bocah. Untuk memberinya ketenangan, Ibu dapat membuat anak kecil adem dengan teknik menepuk-nepuknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*