Peternakan di Negara Kita : Model, Peran Serta dan Penyebarannya

Saban hari, setiap orang pasti membutuhkan pangan demi memperoleh sumber energi untuk tubuh.

Sumber stamina tersebut dapat berasal dari tumbuhan maupun hewan ternak.

Tumbuhan merupakan sumber vitamin, sedangkan binatang ternak merupakan sumber protein, lemak dan mineral.

Sumber pangan yang bersumber dari hewan ternak bisa didapat melalui dua teknik. Pertama konsumen memesan hewan ternak ataupun daging yang dipasarkan di pasaran. Kedua, konsumen memelihara hewan ternak yang akhirnya disembelih bakal disantap sendiri.

Ternak Domestik Indonesia

Dari berbagai bentuk kambing yang terdapat di Indonesia, kambing kacang adalah varietas kambing murni dari Indonesia.

Petunjuk kambing kacang yang gampang dikenali yakni wujud fisiknya yang mungil, beserta prosedur adaptasi yang gampang dengan daerah disekitarnya.

Selain kambing kacang, Indonesia juga mempunyai kambing etawa yang diimpor langsung melalui India guna diambil daging dan susunya.

Asal muasal sapi di negara kita yakni Banteng dan di bahasa latin diucapkan dengan Bos Sundaicus, dan saat ini menjadi satu dari beberapa hewan langka serta cuma dapat ditemui di Ujung Kulon dan Pangandaran.

Di Indonesia, spesies sapi yang biasa kita lihat adalah Sapi Madura, Sapi Zebu, Sapi Peranakan Ongole atau Sapi Bali.

Peran Serta Peternakan di Indonesia

Selain menghasilkan produk baku seperti susu, daging dan kulit, peternakan di Indonesia juga mempunyai peranan lain yaitu :

Sumber Tenaga Kerja

Di beberapa wilayah pelosok di Indonesia, masih ditemukan masyarakat yang menggunakan mekanisme lama pada saat mengerjakan sawah dan kebun, yakni dengan memakai kekuatan kerbau atau sapi untuk membajak sawah.

Sapi digunakan untuk membajak lahan yang tidak terlalu dalam dan kerbau dimanfaatkan untuk menggarap lahan berlumpur yang dalam.

Pendayagunaan Sampah Perkebunan dan Sampah Industri Rumahan

Limbah pertanian sebagaimana jerami dan batang jagung, dapat digunakan untuk pakan ternak. Demikian juga dengan limbah industri rumahan seperti ampas tahu, bungkil kedelai atau onggok singkong.

Memangkas Jumlah Pengangguran

Sektor peternakan dapat membuat lowongan pekerjaan baru baik menjadi pemelihara maupun sebagai pegawai.

Penyebaran Peternakan di Indonesia

Dengan kekayaan sumber daya alam yang kita miliki, negara kita semestinya mampu secara swasembada untuk mengkover permintaan daging dalam negeri.

Sistem pengelolaan dan harga, ialah dua hal mendasar, kenapa sampai saat ini, kita masih mengimpor daging dari negeri tetangga, sementara itu daerah persebaran peternakan di Indonesia sudah sangat banyak.

Dibawah ini adalah wilayah persebaran peternakan di Indonesia :

Sapi

Wilayah dengan jumlah peternakan sapi terbesar di Indonesia ialah pulau jawa dengan persentase lebih dari 50% selanjutnya terdapat Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara, Maluku, Bali dan Kalimantan.

Di tanah Jawa, pada umumnya, sapi dipelihara di dalam kandang dan disediakan pakan dalam tempat yang telah disediakan. Lain halnya dengan pelestarian sapi di Nusa Tenggara dan Sulawesi Selatan, dimana kedua wilayah tersebut memiliki padang gembalaan yang lapang.

Kerbau

Pulau jawa masih menjabat sebagai kontributor peternakan kerbau terbanyak di Indonesia, selanjutnya terdapat pulau Sumatera dan Sulawesi Selatan. Wilayah lain sebagaimana Kalimantan, Maluku atau Papua, masih jarang dijumpai peternakan kerbau disana.

Kuda

Nusa Tenggara merupakan wilayah dengan peternakan kuda terbesar di negara kita, lantaran di wilayah tersebut terdapat banyak padang rumput yang luas, sehingga sangat patut pada saat dipakai untuk mengembangkan peternakan kuda.

Kuda sandel merupakan kuda yang masyhur di daerah Nusa Tenggara lantaran mempunyai stamina yang mantap serta bentuk fisik yang perkasa. Kuda ini mudah dilihat di peternakan di pulau Sumba.

Selain kuda sandel, Indonesia juga mempunyai kuda Makassar asli dari Sulawesi, dan kuda Batak khas dari Sumatera.

Domba serta Kambing

Jawa dan madura merupakan daerah peternakan kambing dan domba terbesar di negara kita, diikuti Bali, Sulawesi, serta Nusa Tenggara. Kalimantan, Maluku, serta Papua menempati urutan terendah dalam persentasi peternakan kambing di Indonesia.

Ayam Kampung

Ternak ayam kampung di tanah Jawa, apalagi di dusun, hampir dilakukan oleh mayoritas warga meskipun dalam angka yang kecil.

Ternak ayam kampung digeluti sebagai kegiatan sampingan lantaran teknik pembudidayaannya yang terbilang cukup gampang, yakni dengan memberi makan di saat pagi dan sore hari, lantas membebaskannya di siang hari, untuk berburu makan di pekarangan. Dan di sore hari, sehabis diberi makan, ayam dimasukan ke dalam kandang.

Pelestarian Ternak di Indonesia

Dibawah ini kita bakal menjabarkan 3 jenis budidaya ternak di Indonesia, yaitu :

Sapi Potong

Di Indonesia, mekanisme budidaya sapi secara general bisa dibagi menjadi dua, yakni budidaya secara intensif maupun semi intensif.

Pemeliharaan semi intensif ialah sistem budidaya dimana tenaga kerja dan jam kerja diri sendiri tidak dihitung sebagai modal dasar, sementara itu pemeliharaan secara insentif menyertakan tenaga sebagai estimasi usahanya.

Di tahun 2017 besaran populasi sapi potong di negara kita menembus 16.599.247 ekor.

Sapi Perah

Peternak sapi di daerah biasanya memeras susu dengan cara manual menggunakan tangan untuk selanjutnya diserahkan ke KUD dan dipasarkan ke pabrik pengolahan susu, tapi terdapat sebagian dari mereka yang memasarkan susu ke pelanggan secara langsung.

Pemelihara sapi dibawah naungan pabrik kebanyakan memeras susu menggunakan peralatan perah modern yang sudah disempurnakan dengan penyejuk yang bermanfaat untuk mempertahankan susu supaya tidak cepat busuk akibat bakteri.

Besaran populasi sapi perah di Indonesia pada tahun 2017 sekitar 540.000 ekor

Kerbau

Di Indonesia, kerbau dimanfaatkan untuk 2 hal.

Pertama, kerbau dimanfaatkan menjadi pekerja untuk membantu menggarap sawah.

Kedua, kerbau diambil daging serta susunya untuk dikonsumsi. Terbatas untuk pengambilan daging, biasanya kerbau yang telah berumur yang dijagal lantaran sudah tidak bernilai lagi.

Tahun dua ribu tujuh belas, terdapat 1.395.191 besaran populasi kerbau di Indonesia berdasarkan Dirjen Peternakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*